About Sex (Sex Education)

Pria Selalu Ingin nge-Seks ?

Posted on: November 3, 2008


KONON kaum wanita biasanya menganggap pria hanya menginginkan seks. Namun, Psikolog Bondan Seno Prasetyadi punya cara pandang berbeda. Menurutnya, pria dan wanita adalah makhluk seks.

“Tidak benar bahwa kaum pria hanya berorientasi pada seks, karena itu hanya asumsi per asumsi saja. Pada dasarnya semua makhluk hidup (bukan hanya pria, wanita juga demikian) merupakan makhluk seks dan melakukan perilaku seksual, berupa sentuhan, belaian, dan cumbuan,” kata Bondan ketika dihubungi okezone melalui telepon genggamnya, Selasa (19/2/2008). Bahkan bukan hanya manusia, hewan pun melakukan seks karena alasan untuk memenuhi kebutuhan reproduksi.

Menurutnya, tidak semua pria selalu berfikir hal itu, sebenarnya pria juga mendambakan kasih sayang seperti halnya wanita. Meski demikian, sebelum pria membuka hati dan menerima kasih sayang dari pasangan, terbangkitnya nafsu merupakan salah satu hal utama. Sementara wanita perlu dipuaskan secara emosional sebelum si wanita mendapatkan hubungan seks. Sebaliknya, pria mendapatkan sebagian besar kepuasan emosional selama melakukan hubungan seks.

“Tahap perkembangan pria dan wanita memang berbeda, di mana pria umumnya lebih atraction dibandingkan wanita. Jadi kaum Adam itu memang makhluk visual yang tertarik dengan lawan jenisnya melalui atribut (patokan) phisicly baru memutuskan untuk membina suatu hubungan,” ungkap almamater Universitas Guna Dharma ini.

Alasan tersembunyi mengapa pria sedemikian rupa tergesa-gesa melakukan hubungan intim adalah agar dapat merasakan kembali cinta di dalam dirinya. Sepanjang hari pria terfokus pekerjaan, sehingga dia kehilangan sentuhan perasaan cinta di hatinya.

Bagi pria, menyelesaikan tugas menjadi lebih penting daripada menghabiskan waktu menjelajahi perasaan. Namun alasan tersebut tak seutuhnya benar. Menurut konsultan untuk SDM di beberapa perusahaan itu, alasan utama pria selalu ingin berhubungan intim adalah lebih karena faktor ketertarikan.

“Mengapa pria sedemikian rupa tergesa-gesa melakukan hubungan intim karena timbulnya perasaan ketertarikan untuk memiliki yang akhirnya bersifat posesif. Namun, hal itu tidak hanya melulu berbentuk tindakan seks, namun dalam bentuk yang lebih ringan seperti sentuhan, belaian, dan cumbuan,” papar staf pengajar di Fakultas Hukum di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta itu.

Masih menurutnya, seks bagi pria adalah cara yang pasti untuk dapat merasakan sesuatu secara intens. Wanita tak memahami hal ini karena mereka memiliki persyaratan yang lain untuk merasakan perasaannya secara penuh. Pria membutuhkan rasa aman secara emosional untuk berbicara tentang perasaannya. Seperti halnya komunikasi penting bagi wanita, begitu pula pentingnya seks bagi pria.

Bondan berkesimpulan bahwa ketika wanita mulai memahami perbedaan ini, hendaknya jangan memandang nafsu seks sebagai sesuatu hal yang kasar dan jauh dari perasaan cinta, melainkan sebaliknya sebagai upaya memandang dan menemukan cinta. Bahkan, di saat ini adalah waktu yang tepat bagi wanita merasa sensual dengan menarik perhatiannya.

(tty)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: