About Sex (Sex Education)

Posts Tagged ‘bercinta

F_200608_August28ed_110783a

Memang pada masa kehamilan trimester pertama, Anda berdua masih punya
banyak pilihan posisi bercinta. Namun, setelah beberapa bulan kemudian
pilihan posisi itu semakin terbatas. Berikut panduan gaya bercinta yang
bisa Anda dan pasangan lakukan.

1. Posisi Misionaris
Perempuan di bawah dan pria di atas. Jika dilakukan saat istri tengah
hamil tentu menjadi tidak nikmat, bahkan bisa menyakitkan bagi istri
Anda, bahkan juga untuk Anda sendiri. Itu sebabnya, posisi berhubungan
seksual yang bisa dilakukan selama istri hamil adalah variasi dengan
posisi menyamping, perut istri Anda terbebas dari tindihan.

2. Perempuan di Atas, Pria di Bawah
Dengan posisi ini, Anda (terutama istri Anda), bisa mencegah penekanan
terlalu banyak pada bagian perut dan payudara istri Anda, yang memang
membahayakan kehamilannya. Posisi ini memungkinkan perempuan untuk
memegang lebih banyak kendali atas gerakan. Istri dapat membuatnya
lambat atau capat, sambil mengontrol kedalaman penetrasi.

3. Posisi Sendok
Posisi ini dilakukan dengan tubuh berbaring menyamping. Anda berada di
belakang istri Anda, sehingga penetrasi dapat dilakukan dari belakang
(tetapi bukan hubungan seksual anal. Hanya penetrasinya lewat arah
belakang). Posisi ini juga sesuai dilakukan pada saat perut istri sudah
besar, atau sat istri tidak dapat berperan aktif lagi selama bercinta
(seperti pada posisi perempuan di atas).

4. Posisi Sendok Berhadapan
Posisi menyamping berhadapan dengan pasangan. Tarik satu kaki untuk
memberi ruang pada pasangan untuk melakukan penetrasi. Posisi ini lebih
cocok dilakukan pada triwulan pertama, ketika perut istri belum terlalu
besar.

5. Posisi Duduk
Perempuan duduk di pangkuan pasangan, ketika hamil belum terlalu besar,
posisi berhadapan dapat dilakukan. Tapi ketika perut semakin membesar,
posisi tidak berhadapan dapat dipilih. Posisi ini dapat menjadi pilihan
pada masa kehamilan akhir trimester ke-2 atau pada awal trimester ke-3.
Posisi ini cukup nyaman, baik untuk istri maupun Anda sendiri,
sekalipun tidak memberikan kesempatan bagi Anda berdua untuk banyak
melakukan gerakan aktif saat pemanasan (foreplay). Sayangnya, posisi
duduk ini hanya nyaman dilakukan bagi berat tubuh istri tergolong
normal. Sebab, pada posisi ini Anda harus menopang berat tubuh istri
pada pangkuan Anda.

6. Doggie Style
Agar perut tidak mendapat tekanan, istri bisa bersangga pada lutut dan
tangannya, sepeerti hendak merangkak. Hanya saja, jika perut istri
sudah sangat besar, bisa saja perut tetap menyentuh alas. Posisi ini
juga tidak bisa dilakukan dalam tempo lama, karena cukup melatihkan
bagi istri, walau ia tidak melakukan gerakan aktif. Keuntungannya,
pembuluh darah di punggung tidak tertekan oleh berat perut.

7. Seks Non-Penetratif
Di luar alternatif-alternatif posisi tersebut, Anda bisa juga melakukan
seks non-penetratif. Artinya, alat kelamin suami tidak perlu memasuki
vagina istri. Suami istri bisa saling memberikan seks oral atau
masturbasi.

Apa pun posisi yang Anda berdua pilih, nikmatilah aktivitas seksual itu
bersama-sama dengan tetap memperhatikan kondisi kehamilan istri Anda.
Asalkan kehamilan istri Anda dinyatakan tidak memiliki risiko apapun,
Anda berdua bisa melakukan hubungan seksual kapan pun Anda berdua
menginginkannya, bahkan sampai menjelang persalinan sekalipun. Dengan
tetap menikmati aktivitas yang satu ini bersama suami, Anda berdua bisa
sling berbagi rasa takut maupun kekhawatiran, serta stres yang mungkin
muncul selama masa kehamilan.

Namun jika kehamilan istri Anda berisiko, seperti misalnya letak
plasenta tidak pada posisi yang seharusnya (plasenta previa), maka
lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis kandungan jika
Anda berdua tetap ingin bisa berhubungan seksual. Begitu juga apabila
istri mengalami perdarahan ringan, seperti keluarnya flek-flek pada
kehamilan trimester pertama, tunda dulu keinginan itu.

Sumber: anakayam.us

Malam pertama bagi pasangan pengantin baru merupakan saat yang menyenangkan sekaligus menegangkan. Hal ini terjadi karena akan menjadi pengalaman pertama pasangan tersebut dalam aktivitas berhubungan seksual. Bisa juga lantaran kesalahan persepsi akibat ketidaktahuan pada aktivitas ini. Ataupun kurangnya pengetahuan pada organ-organ seks yang berperan dalam aktivitas ini.
malam-pertamaMalam pertama tidak sekedar hubungan seks dengan pasangan saja. Malam pertama lebih menunjukkan perilaku bercinta sepasang anak manusia yang telah diperbolehkan oleh agama dan norma yang ada. Jika malam pertama ini “terpeleset” pada aktivitas hubungan badan saja, tidak mustahil pengalaman malam pertama ini akan menjadi pengalaman yang menyakitkan atau setidaknya tidak mengesankan bagi pihak istri. Bisa juga akan mengubah pandangan tentang aktivitas bercinta sebagai pasangan suami istri. Gairah terhadap hubungan suami istri bisa berkurang dan bahkan frigid.

Pada aktivitas sekedar hubungan seks saja, yg terjadi hanya pelampiasan nafsu birahi pada pasangan. Dasar cinta yang di bentuk sama sekali tidak tercermin. Semua Serba cepat. Hanya menjangkau daerah dada dan genital saja untuk langsung tancap gas. Istri hanya menjadi obyek pelampiasan nafsu saja. Ketika istri masih canggung dan belum benarbenar siap, sang suami sudah membabi buta melampiasakan nafsunya. Sementara pada aktivitas bercinta yang sesungguhnya, sinar cinta antar dua anak manusioa benar-benar terpancar dalam aktivitas tersebut. Aktivitas bercinta menjadi media bersatunya cinta mereka dengan sepenuh jiwa. Dalam kepasarahan untuk saling memberi dan menerima, tidak hanya untuk kenikmatan diri sendiri. Aktivitas inipun terdorong atas dorongan dan kesadaran dari kedua belah pihak. Tidak saling memaksakan.

Menyiasati malam pertama agar berjalan sesuai harapan, kedua belah pihak sebelum mengadakan aktivitas bercinta sebaiknya membaca bukubuku tentang aktivitas ini. Atau bertanya pada “ahlinya”. Ini dilakukan agar tidak terjadi kekonyolan, kelucuan, kekakuan dan sebagainya yang bias menghambat acara malam pertama yang penuh kenangan.

Bagi sebagian kalangan, malam pertama adalah malam pertama kalinya mereka tidur bersama setelah mereka resmi menikah. Malam pertama ini tentunya tidak akan indah untuk mereka yang sudah melakukan hubungan suami istri secara “ilegal” atau pra nikah yang seharusnya bisa di hindari mengingat norma masyarakat dan terlebih norma agama yang melarang keras hal tersebut.

Di daerah tertentu mungkin tidak terlalu memperhatikan keadaan pengantin wanita saat menggadakan akad nikah dan pesta. Namun, ada suatu daerah yang benar-benar memperhatikan siklus kewanitaan pengantin wanita sedang haid. Pilihan hari bukan tanpa alasan. Ketika pengantin wanita sedan haid, secara otomatis pasangan pengantin tidak dapat melaksanakan aktivitas malam pertamanya. Akhirnya, aktivitas bercinta pertama ini bisa tertunda beberapa hari sampai haid selesai. Tertundanya aktivitas seks ini, bisa menjadi saat saling mengenal pasangan secara lebih mendalam lagi. Hingga saat bersama
dalam satu ranjang bisa menghilangkan ketegangan, kecanggungan dan kekakuan saat melakukan aktifitas bercinta untuk pertama kalinya setelah pengantin wanita tidak haid lagi.

Ketika kedua-duannya sudah siap dalam tentang waktu itu, keduanya bisa melepaskan rasa penasaran dalam mengarungi percintaan dengan semangat muda yang membara. Kondisi sang istri subur setelah melewati haidnya. Dengan demikian kemungkinan terjadinya kehamilan semakin besar. Sebagai buah dari cita-cita membentuk rumah tangga. Untuk melewati malam pertama dengan sukses, sang suami dapat melakukan beberapa cara agar sang istri melewatinya dengan sukses pula. Hingga menjadi kenangan yang sulit terlupakan.

foreplay
Tahap pembukaan biasanya dilakukan dengan meliputi aktivitas memcumbu rayu, membelai lembut dan merangsang. Pemanasan di awali dengan pendekatan, pertama, dilakukan dengan perbuatan seksual hingga di lanjutkan pada puncaknya. Tahap ini bagi wanita merupakan tahap sangat penting. Perlu di ketahui bahwa aktivitas pemanasan ini jangan di lakukan dengan terburu-buru. Pada tahap ini pihak istri sering kali dilanda keraguan apakah suaminya cuma tergila-gila dengan tubuh mereka atau dirinya apa adanya.Keraguannya akan terjawab jika suami :

* Tidak menunjukkan tindakan cinta terhadap istrinya dan lebih focus ke tindakan seksual saja.
* Tidak mengkondisikan atau menyiapkan istri untuk siap bercinta.artinya hanya mementingkan dirinya sendiri, yang penting dia puas sedangkan istrinya suka atau tidak, siap atau belum untuk bercinta dia tidak peduli.Tergesa-gesa dalam pemanasan bahkan kadang tanpa pemanasan.Hanya memusatkan perhatian pada payudara dan bagian genital saja.

Jawaban di atas menunjukkan bahwa sang suami hanya ingin berhubungan seks karena tubuh sang istri. Jika yg terjadi sebaliknya, bisa di artikan sang suami mencintai apa adanya pada diri sang istri. Seorang wanita perlu mengetahui apakah keseluruhan tubuhnya dicintai dan dihargai. Tidak hanya daerah-daerah tertentu saja. Hal ini juga menjadi perbedaan utama antara pria dan wanita. Pria suka kalau wanita mencumbui daerah vitalnya. Sebaliknya, wanita suka seluruh tubunya dicumbui, jadi tidak hanya daerah genital saja. Hal ini membuat wanita merasa di sayangi dan dihargai. Pria lebih fokus terhadap orgasme, sedangkan wanita pada perasaan di cintai dan di hargai.

Jika sudah mengetahui perbedaan mendasar antara kebutuhan pria dan wanita dalam aktivitas bercinta, hubungan yang terjadi bisa berjalan seimbang. Masing-masing tidak akan memaksakan kehendaknya. Saling memberi dan menerima, jauh dari sifat egois yang bisa mengurangi gairah pasangan. Bisa jadi, dibanding perasaan cinta dan dihargai, bagi sebagian wanita orgasme hanya dilihat sebagai suatu nilai lebih saja.

Bicara. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan saat pemanasan adalah bicara. Bisa dilakukan sembari mencumbui dan merayu. Selain untuk memuaskan sang istri akan komunikasi, juga mengiring benak sang istri ke arah seksual. Jika suami mampu memenuhi benak sang istri dengan seksualitas yang menyenangkan, dapat dilihat dari keseluruhan tubuh sang istri yang bereaksi secara seksual. Bicara disini bisa berupa pujian atau ajakan. Namun disini kebanyakan suami salah jalan. Mengira jika sudah mengoda tubuhnya, maka keseluruhan akan hanyut. Seringkali dalam aktivitas pemanasan, para pasangan suami istri dalam kondisi diam tidak berbicara satu patah katapun. Ini sangat tidak baik. Sebaiknya saat melakukan sentuhan atau rangsangan pemanasan juga di sertai dengan ungkapan kata-kata cinta, pujian, rayuan dan cumbuan yang akan mempercepat mengeloranya gairah sang istri.

Rangsangan menanggalkan pakaian. Selanjutnya mulailah saat menanggalkan pakaian. Saat ini cobalah untuk memandang tubuh sang istri lebih lama saat pakaiannya mulai terlukar satu persatu. Saat memandang tersebut anda bisa memberi keyakinan pada istri bahwa tubuhnya memang indah dan itu akan sangat membuat istri menjadi percaya diri, khususnya pada tipe wanita yang agak tertutup dan memiliki keperyaan diri yang kurang. Suami harus membuat istri percaya diri akan tubuhnya sendiri. Jangan mengejek kekurangannya. saat menanggalkan pakaian puaskan mata selama memandang tubuhnya. Ungkapan perasaan, betapa anda suka memandang tubuhnya sehingga dia lebih sering memperlihatkannya. Apa yang anda lakukan ini akan membuat istri bisa lebih menerima dan lebih mencintai tubuhnya. hal ini bisa menjadi salah satu hal yang lebih mendorong meningkatnya dorongan seksual wanita.

Sentuhan. Banyak wanita yang benci jika dalam pemanasan suaminya langsung menuju ke daerah payudaranya. Ini menimbulkan kesan bahwa hanya itu saja yang diinginkan pria dari wanita. Ada banyak daerah yang bisa di sentuh dan di cumbu sebelum pria mencapai daerah pusat erotis. Sentuhan yang ringan dapat sangat merangsang wanita. dapat dimulai dari kaki dan tangan lalu bertahap merayap di daerah payudara dan sekitarnya. Usahakan sentuhan erotis tersebut tidak membuat geli karena itu justru bisa mematikan gairahnya. Pemanasan menjadi saat-saat yang menyenangkan dan penuh kenikmatan. Ciuman yang panjang dan membara bisa menjadi menu utama. Dalam situasi ini jangan mengekang spontanitas anda berdua, bergulingan, bercanda, untuk bersenang-senang.

Payudara. Selama pemanasan dan akhirnya sampai pada daerah payudara. Daerah ini merupakan daerah yang sensitif, khususnya pada puting. Banyak wanita yang kurang percaya diri dengan payudaranya. Seorang istri akan sangat suka dan bahagia jika suaminya menyukai, menikmati dan merasa terpuaskan dengan payudaranya. Ketika tangan istri diangkat dan diletakkan dibelakang kepalanya, kulit di sekitar payudaranya mengencang sehingga menjadi lebih sensitif. Meski daerah bawah lengan dan ketiak bukan daerah erotis, wanita sangat senang jika wilayah ini turut di jamah. Pemakaian pelumas atau pelicin, misalnya madu, pada puting payudara akan menambah kenikmatan pula. Pemakaian pelumas jangan sampai merepotkan hingga mengurangi gairah yang sedang menuju puncak. Yang perlu diperhatikan dalam pemanasan, jangan menggangap aktivitas ini hanya sebagai rentetan langkah menuju penetrasi. Anggaplah pemanasan sebagai kenikmatan dan kesenangan yang bisa direguk bersama.

Menjelang Orgasme

* Posisi Untuk malam pertama pengantin baru. Tentunya belum terlalu banyak posisi yang ingin dilakukan, walapun misalnya pengantin baru sudah memiliki buku atau cerita pengalaman dari orang lain atau dari film sebagai pengalaman tetap sama pengantin baru mengalami “demam panggung” juga. Posisi pada pengalaman pertama yang biasa dianjurkan para ahli adalah posisi konvensional domana wanita berada di bawah dan pria diatas. Suami menimpa tubuh istri sepenuhnya bertumpu pada lutut dan siku tangan. Wanita tidak telentang penuh, lututnya diangkat hingga membentuk sudut 90 derajat. Bisa juga kaki wanita digunakan mengapit pinggang suami atau melingkar. Pantang wanita agar lebih tinggi bisa di ganjal dengan bantal. Ketika mencapai orgasme , sebaiknya pantat pria di dekap erat sang istri. Posisi ini baik juga untuk terjadinya kehamilan. Pemilihan posisi sebaiknya menjadi kesepakatan bersama, tidak saling memaksa. Jangan sampai karena keasyikan berganti posisi hingga terjatuh dari ranjang. Posisi konvensional diatas cukup baik bagi pengantin baru selain karena mampu memuaskan kedua belah pihak juga bagus begi terjadinya kehamilan.
* Klitoris. Perjalanan pemanasan akhirnya sampi daerah klitoris. Sebagai tahap lanjutan menuju penetrasi. Sebaiknya melakukan sentuhan di daerah lain dulu sebelum menuju klitoris. Bisa di awali rangsangan pada daerah paha di atas lutut. Begerak dari bawah ke atas dan diulang berkali-kali tanpa mencumbui daerah klitoris terlebih dahulu. Bila rangsangan dilakukan dengan lembut dan perlahan akan menimbulkan kenikmatan yang laur biasa. Bagian klitoris dapat diusap berkali-kali dengan gerakan menekan. tanagn lain serta mulut bergerak menuju daerah lain. Pemijatan klitoris diusahakan jangan sampai membuat gesekan. Untuk meyakinkan agar tidak terjadi gesekan pergunkan pelumas. Pelumaas alami sebenarnya dihasilkan oleh vagina ketika sudah mencapai tahap terangsang. Bisa juga dipakai air ludah. Pelumas buatan dengan mudah tersebar dan terserap oleh bagian lain, kecuali pelumas alami yg dihasilkan vagina, tersedia terus menerus.
* Meningkatkan pelumasan. Bagaimana melalukan pelumasan pada wanita agar bagian genitalnya menjadi licin? Pemanasan yg tepat agan meningkatkan pelumasan pada istri. Berbicara dan mengoda pikiran selama pemanasan relatif penting untuk meningkatkan pemanasan. Kalau sang istri semakin terangsang baik tubuh maupun pikiran dan perasaannya maka secara alamian akan mengeluarkan cairan. Suami bisa merangsangperasaan dan pikiran sang istri dengan memainkan atau mengoda perasannya selama memncumbui baguian genitalnya. Menekan secara perlahan vagina akan meningkatkan produksi cairan. Berbicara dan merespon dapat memberi manfaat yg lebih besar selama aktivitas bercinta. Tapi kebanyakan yang terjadi adalah kebalikannya. Kebanyakan pasangan yang tidak berpengalaman melakukan aktivitas bercinta tanpa keluar sepatah kata pun saat bercinta. Akibatnya jarang dapat mengetahui bagian mana yang paling disukai pasangannya. Lewat percakapan selama bercinta akan terungkap bagian mana yang paling disukai dan memberikan kepuasan sehingga dapat diulang lain waktu. Hal ini akhirnya dapat memperpanjang kenikmatan atau kepuasan bersama karena terjadi saling megerti kesukaan pasanganya. Dengan menekan kulit bagian atas perut, kulit menjadi tegang dan lebih sensitif. Tangan lainnya tentu mencumbu bagian klitoris dengan beragam usapan. dari usapan lembut, kemudian kuat, naik turun di sekitar lingkaran. Lewat cara ini suami dapat mengiring istrinya menuju orgasme.

Penetrasi.
Perasaan yang dialami wanita saat-saat awal penetrasi bisa sangat melonjak gairahnya. hal paling di ingat adalah saat akan melakukan penetrasi, pastikan vagina istri sudah benar-benar basah. Jika kondisi vagina belum basah berarti istri belum terangsang gairahnya dan bisa menyakitkan istri saat melakukan penetrasi jika kondisi vagina masih kering. Rasa perih dan tidak nyaman ini bisa membunuh gairag istri yang sedang menuju puncak. Adalah sangat penting untuk mengetahui apakah istri sudah terangsang dan siap menerima penetrasi. Penetrasi awal memegang peranan penting dalam kendali gerakan berikutnya menuju puncak. Bisa dicoba dengan merangsang bagian gerbang vagina dengan geseran ujung penis untuk menimbulkan sensasi. Jangan sampai buru-buru memasukkan penis secara mendalam. Penetrasi bisa dilakukan dengan memasukkan penis secara perlahan-lahan. Bahkan ditarik lagi lalu memasaukkan lagi secara perlahan dan lebih dalam. Penetrasi pertama dengan cara perlahan akan menimbulkan rangsangan yang sangat kuat untuk menuju puncak. Perubahan atau pergantian posisi jangan dilakukan secara mendadak bisa menghambat perjalanan istri yang sedang menuju puncak. Bahkan bisa mematikan gairahnya dan harus mengulang lagi dari awal. Gangguan lainnya bisa berasal dari suara ribut di luar atau derik pintu atau atap rumah. Saat seperti ini suami harus mampu menenangkan istri untuk tidak merasa khawatir. Sehingga perjalanan menuju puncak untuk mencapai orgasme tidak terganggu.

Menjadi kekasih atau pasangan yangbaik tidak harua mengejar kenikmatan untuk diri sendiri. Namun harus mampu menciptakan gairah mengebu pasangannya sehingga selalu bergairah untuk di ajak bercinta. Memberikan kepuasan akan kebutuhan, keinginan, dan fantasi seksual pasangannya. Membuatnya terlupa dengan apa yang terjadi di dunia ini dan terlena bersama dalam kenikmatan yang terasa makin lama.

Setelah Kenikmatan.
Ada perbedaan mendasar antara pria dan wanita mengenai tujuannya dalam bercinta. Bagi pria tujuan dari bercinta adalah untuk mencapai orgasme. Hal ini terlihat dari sebagian besar pria untuk membalikan badan atau langsung tidur seusai mencapai orgasme. Pada wanita tujuan dari bercinta bukanlah sekedar untuk mencapi orgasme. Bercinta juga sebagai pengalaman total ketimbang aktivitas berdua secara mekanis. wanita lebih pada perasaan dicintai dan diterima.

Wanita masih ingin merasakan cinta dari suaminya setelah melewati masa orgasme menuju tahap resolusi, tahap setelah merasakan kenikmatan. Wanita akan merasa terlukai perasaannya, bahkan merasa tidak dipedulikan jika suami tidak menunjukkan rasa mencintai yang dalam karena langsung tidur sehabis bercinta tanpa memperdulikan dirinya yang masih membutuhkan dekapan kasih sayang. Agar tidak terkesan demikian, seorang suami seharusnya
tidak langsung menbalikkan badan atau langsung tengkurap dan tidur sehabis orgasme. Saat seperti itu suami dapat mendekap istrinya untuk menuju ke alam mimpi setelah lelah sehabis bercinta. Bisa juga berdekapan sambil ngobrol untuk berbagi mimpi, harapan dan aspirasi. Tahap ini bisa juga dilakukan dengan memegang tangan istri untuk ditaruh di pipi untuk terlelap bersama. Tidak di perlukan lagi belaian seperti saat pemanasan tetapi cukup belaian yang memberikan perasaan tenang dan kasih sayang. Dengan demikian suami akan memberikan kesan tidak hanya membutuhkan istrinya di saat bercinta saja. Hal ini akan menimbulkan kesan cinta yang mendalam kepada suami. Sehingga istri akan bergairah lagi mengulang malam pertama yang begitu berkesan, tanpa kecanggungan, kekakuan, ataupun bentuk-bentuj keraguan dan ketakutan lainnya.

Jika pasangan pengantin baru melewatkan malam pertamanya dengan cara seperti diatas, di jamin malam pertama yang dilalui menjadi malam pertama yang penuh kenangan, kenikmatan, berkesan dan cinta yang membara. Hal ini akan menumbuhkan keinginan untuk selalu mengulangulang pengalaman pertama yang sangat berkesan ini.

Kenikmatan bercinta memang menjadi harapan setiap suami istri. Tapi sayangnya tak selamanya acara bercinta selalu sesuai dengan harapan. Untuk itu ada baiknya Anda mengetahui beberapa tips dan trik berikut agar acara bercinta menjadi aktivitas yang paling berkesan bagi Anda dan suami tercinta.

1. Ada dua macam persiapan: Persiapan yang baik, atau tanpa persiapan sama sekali. Yang pertama akan “menghasilkan” hubungan sex yang teratur, romantis dan terjaga ritmenya. Sedangkan yang kedua biasanya berjalan spontan dan meletup. Coba kombinasikan keduanya.

2. Persiapkan suasana yang tepat sebelum bercinta. Berpakaian yang seksi, sedikit pijatan bagi suami, dan sentuhan-sentuhan mesra merupakan cara yang tepat untuk menunjukkan Anda ingin diperlakukan “sedikit lain”

3. Perhatikan waktu. Ketika sedang letih, pilihan yang terbaik tetap sex kilat. Jika Anda atau pasangan terlalu letih, permainan pembukaan yang terlalu panjang dan bertele-tele bisa-bisa membuat Anda tertidur.

4. Untuk dapat menikmati sex nyaman, Anda berdua harus mengetahui pasangan Anda dengan baik. Di bagian mana ia terangsang untuk disentuh, dibagian mana ia tak suka disentuh dan sebagainya.

5. Untuk mengetahui hal-hal tersebut, Anda berdua perlu banyak “berlatih” mempraktekkan posisi baru, rabaan baru, dan lain-lain.

6. Eksplorasi seluruh aspek kehidupan sex Anda. Cobalah posisi baru, bercinta di ruangan yang berbeda, rayulah suami Anda ketika berada di tempat umum, dan lain-lain.

7. Jangan pernah malu untuk berinisiatif! Jika suami Anda terlalu “pemalu” Jangan sungkan untuk melakukan perubahan. Toh itu Anda lakukan untuk kepentingan Anda berdua

Sejak dari jaman kuno telah dikenal tentang titik rangsangan kaum wanita, bukan hanya terbatas pada clitoris, G-spot dan T-Zone saja. Semua yang berhubungan dengan hukum dan pengetahuan dari panduan berhubungan seksual dari jaman hedonis telah diungkapkan dengan gamblang, seperti yang ditulis dalam kitab India dan Cina.

Sebenarnya dalam kitab panduan hubungan seksual di awal jaman, seperti Tantra misalnya, telah memberikan petunjuk secara detail tentang bagaimana melakukan hubungan seksual.

Posisi bercinta menentukan kepuasan dalam kenikmatan hubungan intim bersama pasangan.

Pada intinya ada tiga posisi seksual terbaik di dunia ini berdassarkan pengalaman khusus umat manusia, yaitu posisi kepiting, posisi Dok-al-Arz (dari bahasa Arab), dan posisi kuda (modifikasi dari posisi missionary)

  1. Posisi Kepiting. Posisi ini sama sekali bukan doggy style. Caranya adalah pria dan wanita dalam posisi berbaring saling berhadapan. Pihak pria melakukan penetrasi diantara kaki pihak wanita, sedangkan salah satu kaki wanita melintang melewati salah satu paha pihak pria. Posisi ini memungkinkan pria untuk melakukan penetrasi mendalam dan memberikan rangsangan lebih pada klitoris wanita.
  2. Gaya Dok-al-Arz. Ini merupakan posisi yang paling terkenal di Arab (dari awal 1400-an) yang dituangkan dalam buku Kebun Wewangian Perfume Garden yang ditulis Muhammad ibn Muhammad al-Nafzaw. Gaya ini direkomendasikan bagi pihak pria yang mengharapkan pihak wanita terus bermain cinta dengan semangat. Cara ini cukup mudah, pria duduk di tepi tempat tidur, dengan kaki berpijak pada lantai sedangkan pihak wanita berdiri dihadapannya sambil terus memberikan ciuman. Pihak wanita yang melakukan penetrasi sambil terus memberikan mencium sambil melingkarkan kaki di pinggang pria. Dalam posisi ini wanita yang memegang kontrol. Kehebatan dari gaya ini adalah adanya stimulasi pada klitros, G-spot, dan T-zone yang berada di balik dubur.
  3. Gaya Kuda. Gaya ini merupakan favorit dari gaya seks Tao. Kehebatan gaya ini adalah memberikan ereksi maksimum pada pihak pria, dan pihak wanita mendapat penetrasi yang mendalam serta stimulasi G-spot, demikian juga dengan T-zone. Caranya pihak wanita berbaring di tempat tidur yang tinggi atau meja, sedangkan pihak pria dalam posisi berdiri. Wanita dalam posisi mengangkang serta mengangkat lutut hingga ke dada, sementara pria melakukan penetrasi. Selanjutnya anda dan pasangan yang lebih tahu.

Gaya bercinta dari jaman ke jaman sebenarnya sangat banyak pilihan yang dapat diambil sebagai variasi. Tapi dalam sepanjang sejarah tiga posisi tersebut yang dianggap paling baik.

Bagaimana dengan anda dan pasangan ?

Selamat mencoba !

Menguasai tekhnik sentuhan seksual dan non seksual sangat penting untuk memperoleh persenggamaan yang memuaskan. Teknik memijat merupakan teknik bercinta yang cukup penting untuk meningkatkan dorongan seks. Atau berganti-ganti posisi dari posisi mendasar yaitu laki-laki di atas atau wanita di atas dan menyamping, adalah sensasi berbeda, asalkan tetap ditunjang perabaan-perabaan ke arah bagian tubuh yang peka, agar tetap terangsang. Kesemua agar perasaan erotik dan perangsangan tetap terjaga.

Menurut penelitian majalah pria di Amrik bekerja sama dengan majalah kosmopolitan, berikut adalah hasil yang didapatkan untuk posisi seks yang paling disukai wanita sejagad :

1. Wanita tidur telentang dengan lutut dinaikkan hingga ke dada.
Pasangan pria lalu meringkuk diatasnya, sedikit berbeda dengan posisi biasa pria berada diatas, posisi pria harus berada beberapa centimeter dari bagian vagina wanita(badan tidak saling menempel). Dengan begini akan memberikan ruang gerak saat melakukan tekanan/genjotan keluar dan masuk. Posisi ini juga bagus bagi wanita yang memiliki lubang vagina terlalu sempit supaya penetrasi yang cepat bisa dilakukan.Juga apabila sang pria merasa lelah bisa bertekan di kaki si wanita.

2. Gerakan memutar perlahan dari belakang.
Dengan pria melakukan gerakan memutar perlahan akan memberikan sensasi luar biasa buat si wanita. Posisi wanita berbaring menyamping berbelakangan dengan pria, angkat dan kuakkan kedua kaki wanita salahsatu bisa diletakkan di atas pundak pria. Pria bisa memeluk wanitanya erat-erat sambil memberikan dorongan memutar bersamaan dengan dorongan keluar masuk. Pria juga dapat memberikan variasi seperti meremas-remas buah dada si wanita dari belakang atau mengelus-elus klitoris si wanita.

3. Gaya belalang.
Dengan gaya ‘belalang’ wanita bisa merasakan orgasme berturut-turut..! Si wanita berada telentang dibawah pria dengan kedua kaki bisa dinaikkan ditaruh di atas pundak pria. Pria perlu merangkul bokong si wanita agar punggungnya dapat lurus dengan pinggulnya yang terangkat.

4. Pria jongkok , wanita telentang dengan kaki ditekuk keatas.
Dengan posisi ini, pria duduk dengan kaki dilipat, dengkul berada samping kiri dan kanan pinggul wanita sementara kedua kaki wanita dikangkangkan keatas. Pria dapat memegang/menahan paha si wanita atau betis wanita supaya kaki wanita tetap terkangkang lebar ke atas dan vagina terkuak lebar serta pria dan wanita dapat melihat dengan jelas keluar masuknya penis di vagina. Ini akan memberikan sensasi luar biasa untuk keduanya karena dapat melihat dengan jelas ketika penis keluar masuk vagina. Pria dapat menambahkan variasi dengan gerakan pinggul memutar. Dengan posisi ini penis akan lebih sering menyentuh vagina dalam bagian atas (g-spot).

Untuk menambah kenikmatan si wanita, sembari mengenjot keluar masuk, pria dapat meraba-raba dengan lembut klitoris si wanita(si wanita harus memgang/menahan salah satu kakinya supaya tetap terkangkang keatas)… dijamin si wanita akan merem melek tidak karuan karena g-spotnya digenjot genjot dan klitorisnya dimainin dengan jari.

5. Posisi duduk menunggangi pria
Posisi ini sudah jamak dilakukan, bisa disofa,tempat tidur atau di kursi tanpa lengan. Dengan posisi ini si wanita lebih banyak bekerja. Sipria tetap duduk dengan kaki dirapatkan sambil sedikit-sedikit manaik turunkan pantatnya membantu tekanan si wanita.Dengan posisi ini si wanita dapat mengontrol titik-titik mana yang enak dan mengulangnya terus menerus dengan cepat sampai orgasme.

6. Wanita berbaring telungkup.
Dengan posisi ini si wanita berbaring telungkup dengan kedua kaki dirapatkan. Posisi ini sangat mesra kerena si pria dapat menggenjot si wanita dari belakang sambil membisikkan kata-kata mesra di telinga si wanita sambi sekali-kali menjilat-jilat telinga dan leher si wanita. Pantat si wanita agak di naikkian keatas agar si pria dapat dengan mudah melakukan penetrasi dan juga dengan posisi pantat agak tertungging ke atas akan memberikan rangsangan visual bagi si pria.

7. Wanita duduk terkangkang di sofa.
Dengan posisi ini si wanita duduk di sofa dengan kaki terkuak lebar keatas atau kesamping sementara si pria berlutut didepannya. Si wanita dapat membantu dengan memegang/menahan kedua kakinya supaya tetap terkuak/terkangkang lebar keatas/kesamping supeya tangan si pria dapat dengan bebas meraba-raba, atau meremas-remas buah dada, paha atau vagina si wanita. Posisi ini juga memberikan rangsangan visual tambahan bagi kedua pasangan.

8. Posisi badan tengkurap di kasur atau sofa dengan kaki di lantai.
Posisi ini paling sempurna bagi pasangan yang baru mengenal seks, si wanita badannya telungkup di permukaan horisontal seperti kasur, sofa, meja belajar, atau meja dapur sementara si pria berdiri dibelakangnya. Posisi ini sangat sensual sekali, si pria melakukan penetrasi dari belakang sambil memegang pinggul si wanita. Si wanita dapat membantu panasnya permainan dengan mengelus-elus atau meremas-remas ‘biji’ si pria dari bawah. Variasi lainnya si pria dapat memegang/menarik pundak si wanita supaya tekanan/genjotan terasa lebih keras. Untuk lebih membuat permainan lebih panas lagi, si pria dapat menarik-narik(menjambak) rambut si wanita dari belakang seperti naik kuda, ini akan memberikan reangsangan visual bagi si pria karena si wanita akan meringis ketika rambutnya ditarik-tarik. Tetapi ada juga sebagian wanita akan merasa lebih terangsang apabila rambutnya dijambak dan akan lebih cepat orgasme bagi keduanya.

9. Posisi nungging.
Posisi ini sudah dikenal oleh banyak pasangan dan merupakan posisi faforit di kalangan respondent. Si wanita menungging dengan bertumpu pada kedua tangan dan kedua lutut. lalu si pria berlutut di belakang si wanita. Posisi ini sngat sensual bagi kedua pasangan, dapat dilakukan variasi-variasi seperti posisi nomor 8 di atas. Si pria dapat menarik-narik (menjambak) rambut siwanita, atau meremas-remas buah dada si wanita dari belakang, atau mengelus-elus klitoris wanita dengan salah satu tangan (lewat bawah dekat perut). Si pria juga dapat menampar-nampar pantat si wanita untuk menambah panasnya suasana dan ini manambah rangsangan visual bagi si pria apalagi jika melihat pantat si wanita sudah merah-merah kena tamparan atau kena remasan kuat. Bahkan beberapa wanita sangat suka sekali pantatnya diremas-remas denga kuat atau ditampar-tampar.
Klik juga di http://bungahot.blogspot.com

Kehidupan seks Anda kurang memuaskan karena orgasme kurang maksimal? Mungkin ini karena pola makan Anda yang tak sehat. Jika ingin mendapatkan kepuasaan bercinta yang sempurna dengan pasangan, cobalah jadi vegetarian. Kok?

Jangan bingung dulu kenapa menjadi vegetarian bisa membuat orgasme saat berhubungan intim menjadi lebih sempurna. Mari kita lihat dari pengalaman si seksi Pamela Anderson yang juga seorang aktivis PETA (People for the Ethical Treatment of Animal).

Pamela yang aktif di organisasi penyanyang hewan tersebut tentu tidak makan daging dan hanya mengonsumsi sayur-sayuran. Tak disangka pola hidup barunya sebagai vegetarian membuat kehidupan seksnya berubah 180 derajat. Bersama pasangannya, bintang ‘Baywatch’ itu mendapat kepuasaan yang lebih di atas ranjang. Wow!

Ingin seperti Pamela? Anda dan pasangan pun bisa. “Jadilah seorang vegetarian,” tegas mantan istri Tommy Lee itu seperti dikutip detikhot dari Fun Report Selasa (13/6/2006).

Kenapa menjadi vegetarian bisa membuat kehidupan seks lebih baik? Pamela punya penjelasannya. Dituturkan si pirang itu, buat Anda pemakan daging, daging ternyata bisa menyumbat saluran arteri. Penyumbatan tersebut bukan hanya terjadi pada arteri, melainkan juga hati dan organ vital lainnya.

Sayangnya konsep vegetarian bisa membuat orgasme sempuran yang dianut Pamela tak berlaku untuk kaum pria. Pada tingkat umur tertentu seorang pria vegetarian akan mengalami kemorosotan gairah seks.

Karena tak makan daging, pria kekurangan asupan protein ke tubuhnya. Kurangnya protein menyebabkan hormon testosteron-hormon yang bisa membangkitkan gairah seks-menurun jumlahnya.

Tapi jika Anda pria dan tetap ingin menjadi vegetarian selamanya, kurangnya asupan protein ke tubuh bisa diakali dengan cara lain. Cobalah konsumsi jenis lauk-pauk selain daging, yang kaya akan kandungan protein. Anda bisa mendapatkannya pada ikan, telur ataupun makanan yang mengandung kedelai seperti tahu dan tempe. Selamat mencoba!

Saya menunjukkan dalam buku ini bagaimana seorang suami, dengan memberikan variasi bercinta kepada isterinya, hidup bersama dengan isterinya itu seperti layaknya hidup dengan 32 wanita yang berbeda, yang terus-menerus menikmati variasi bercinta dari isterinya, dan memberikan kepuasan yang tak terkira.
– Ahli seks abad 12, Kayana Malta
dalam kitabnya Ananga-Ranga, sebuah buku panduan seks dari India.


Tiga puluh dua posisi seksual yang berbeda, yang digambarkan oleh Malta (yang disebutnya dengan istilah yang cukup menarik yaitu kenikmatan internal), sama sekali belum mendekati seluruh jumlah kemungkinan posisi bercinta yang ada. Pada kenyataannya, terdapat suatu tradisi lama yang berusaha menentukan jumlah keseluruhan posisi bercinta yang memungkinkan persetubuhan manusia — melalui sumber-sumber yang sama beragamnya dengan literatur erotis Sanskerta, Ovid dan pakar-pakar seks dari Arabia kuno. Kemungkinan tersebut sukar dipahami. Seorang pakar seks India pernah mencoba menghitung jumlah posisi bercinta dan hasilnya amat mengejutkan yaitu 529 posisi, namun jumlah ini dimungkinkan karena dia mempertimbangkan setiap perbedaan kecil (seperti sudut tangan atau kaki) sebagai satu posisi bercinta yang baru.

Bukan ini yang ingin kita bicarakan. Semua hal mengenai perhitungan posisi, yang kadang-kadang disebut “Kesalahan Kama Sutra,” tak lebih dari sekedar pengisi waktu luang. Masalah yang sebenarnya adalah bahwa kita semua cenderung terjebak ke dalam rutinitas-rutinitas seksual yang membosankan dan mengubah rutinitas-rutinitas seksual yang membosankan ini sungguh suatu gagasan yang bagus dan patut dicoba.

POSISI MISIONARIS
Mungkin masih terdapat beberapa orang yang konservatif, yang masih berkeyakinan bahwa posisi misionaris (berbaring berhadap-hadapan laki-laki di atas) adalah posisi satu-satunya yang benar dan seharusnya bagi persetubuhan, walaupun hal tersebut hampir tidak pernah dilakukan oleh binatang dan hanya kadang-kadang digambarkan dalam kesenian erotis kuno. (Lukisan yang dikenal paling kuno tentang persetubuhan manusia sudah ada sejak 3.200 SM dan ditemukan di penggalian kota Sumeria kuno (lembah Ur) di Mesopotamia menunjukkan posisi seorang wanita berada di atas). Dalam beberapa kebudayaan, posisi ini dianggap sangat aneh.

Seorang ahli antropologi yang amat santun, Bronislaw Malinowski, Ph.D., pernah menggambarkan bagaimana penduduk pulau Trobiand, sambil mengelilingi api unggun, menirukan posisi hubungan seksual yang dipakai oleh para anggota misi keagamaan yang mengubah kesedihan teman-temannya menjadi tawa yang tak tertahankan. (Penduduk di sana melihat bahwa posisi samudera atau oceanic position, yang digambarkan berikut ini, adalah satu-satunya posisi bercinta yang benar dan tepat).

Pada sisi lainnya, posisi misionaris memang posisi yang paling umum, paling tidak dalam kebudayaan kita, seperti pengamatan Dr. Alfred Kinsesy dalam penelitian-penelitian seksnya yang luar biasa di tahun 1940 dan 1950-an. Dia bahkan memperkirakan bahwa sebkitar 70% penduduk Amerika Serikat tidak pernah mencoba posisi lainnya. Dan posisi ini memang memiliki keuntungan-keuntungan.

“Ada saatnya di mana seorang laki-laki ingin mendominasi seorang wanita, ada saat dimana seorang wanita ingin ‘dikuasai’ oleh laki-laki,” demikian kata Jude Cotte, Ph.D., seorang psikolog dan ahli terapi seks di tempat praktek pribadinya di Farmington Hills, Michigan.

Dan jika tujuannya adalah kehamilan, di mana dalam posisi ini posisi vagina seperti mangkuk yang berdiri tegak, dengan demikian cenderung dapat menampung air mani. Namun posisi ini juga memiliki banyak kekurangan.

“Itu adalah posisi yang paling buruk bagi laki-laki karena dia harus menyangga berat badannya dengan otot-ototnya yang paling kecil dan paling lemah (punggung dan pundak) dan dengan posisi ini ia cenderung cepat lelah,” demikian kata Dr. Cotter. “Jika laki-laki jauh lebih berat daripada pasangannya, dia cenderung menghimpit pasangannya. Karena ia menggunakan tangannya untuk menyangga dirinya sendiri, dia tidak dapat menyentuh klitoris pasangannya secara langsung.”

Namun kekurangan terbesar adalah bahwa dengan posisi misionaris, klitoris wanita hanya bisa distimulasi secara tidak langsung oleh penis pasangannya sehingga sukar baginya untuk mencapai orgasme. Pada kenyataannya, dalam The Hite Report, peneliti Shere Hite melaporkan bahwa dari 1.884 wanita yang diteliti, hanya 30% yang melaporkan mencapai orgasme secara teratur pada saat persetubuhan — sebagian besar alasannya hampir dapat dipastikan karena popularitas posisi misionaris ini.

TEKNIK PENYELARASAN SENGGAMA
Bagi sebagian besar wanita, kunci untuk mencapai orgasme adalah stimulasi klitoris. Suatu cara untuk mengatasi kurangnya stimulasi klitoris adalah dengan menggunakan coital allignment technique (teknik penyelarasan senggama).

Alih-alih memasuki pasangannya secara langsung ketika menggunakan posisi misionaris, laki-laki “menunggangi pasangannya” dari sudut yang lebih tinggi sehingga tulang kemaluannya (permukaan yang keras tepat di atas batang penis) dapat memberikan tekanan secara langsung ke mons pasangannya (benjolan bulat di atas vagina, di mana terletak klitoris di bawahnya). Dengan mengatur irama yang lembut dan sesuai, laki-laki bisa menggoyang tulang kemaluannya maju mundur di atas klitoris pasangannya, dan bukan dengan terlalu memfokuskannya pada dorongan keluar masuk, sehingga pasangannya mendapat stimulasi tepat di tempat yang diinginkannya.

Wanita yang telah mempelajari teknik penyelarasan senggama mampu mencapai orgasme dengan lebih sering dan mendapatkan kenikmatan yang sangat memuaskan, serta lebih memungkinkan baginya untuk mencapai klimaks secara serentak dengan pasangannya, demikian kata para peneliti.

Penting untuk tetap melakukan tekanan terus-menerus dan stabil pada klitoris, demikian saran para peneliti yang telah mempelajari keuntungan-keuntungan posisi misionaris ini. Begitu laki-laki menghempaskan penisnya ke bawah, pasangannya harus melakukan tekanan kembali dengan mendorong ke depan tulang pingulnya. Juga, kedua pasangan harus membangun irama seksual yang sama baik dalam pola dan kecepatannya. Lakukan irama yang pelan, stabil dan tetap, setiap irama selaras dengan yang linnya, dan cobalah untuk mempertahankannya. Ada kecenderungan alamiah bagi laki-laki untuk menjadi lebih cepat begitu dia menjelang orgasme, sedang pada saat yang bersamaan wanita menjadi lebih lambat atau bahkan berhenti. Namun Anda harus mengatasi kecenderungan ini dan tetap bergerak dan mendorong pada langkah yang sama seperti pasangan anda, demikian nasihat para peneliti.

Laki-laki harus menumpukan seluruh berat tubuhnya pada tubuh pasangannya dan tidak menopang dirinya sendiri pada kedua sikunya. Kedua kakinya harus disilingkan ke sekeliling paha pasangan yang mengangkanginya, sementara kedua pergelangan kakinya bertumpu pada kedua betis pasangannya (menekuk lututnya lebih daripada itu tidak nyaman dan cenderung mengurangi gerakan dari tulang pinggul si wanita, lanjut mereka).

POSISI WANITA DI ATAS
Pada sisi lainnya, Anda selalu dapat menghindari posisi misionaris dan membiarkan pasangan Anda berada di atas. Beberapa orang merasa bahwa “tidak sepantasnya” seorang wanita berada pada posisi yang “lebih tinggi” karena itu menghina hak laki-laki atau menunjukkan homoseksualitas tersembunyi atau hal-hal yang tidak masuk akal lainnya. Namun, sebenarnya kenikmatanlah yang harus diutamakan. Anda mungkin mendapati bahwa posisi wanita di atas akan memberikan kepuasan pada kedua belah pihak. Biasanya, jika wanita berada di atas, dia akan jauh lebih mampu mengatur dengan baik stimulasi klitorisnya dan dengan demikian dapat mencapai orgasme (walaupun kadang-kadang mungkin lebih sukar bagi laki-laki untuk menjaga agar penisnya tidak keluar).

“Hanya posisi-posisi wanita berada di atas dan berhadapan yang memungkinkan stimulasi klitoris secara langsung atau tepat dapat dicapai dengan mudah,” demikian laporan yang dikeluarkan oleh William Masters, M.D., dan Virginia Johnson dari Masters and Johnson Institute di St. Louis, dalam buku mereka Human Sexuality Response. “Respon klitoris akan terjadi lebih cepat dan dengan intensitas yang lebih besar pada persetubuhan dengan wanita berada di posisi atas, dibandingkan dengan posisi-posisi lainnya.”

Ini merupakan cara yang sedikit resmi untuk mengatakan bahwa posisi itu dapat wanita mencapai apa yang mereka diinginkannya.

“Tidak diragukan lagi,” demikian kata Dr. Cotte, “posisi yang dipilih adalah wanita berada di atas. Ketika seorang wanita berlutut mengangkang di antara penis yang bereksi, mereka berdua dapat bertahan lebih lama. Si laki-laki tidak menjadi cepat lelah, demikian pula si wanita karena otot- otot terkuatnya yang menyangga berat tubuhnya. Kedua tangan si laki-laki bebas menstimulasi klitoris pasangannya. Laki-laki juga dapat melihat tubuh pasangannya, dan ini penting karena laki-laki terangsang oleh hal-hal yang bersifat visual dan inilah alasan mengapa harus ada sedikit sumber penerangan di dalam ruangan tempat bercinta.

Juga, tambah Dr. Cotter, pada posisi-posisi ini dimungkinkan diatasinya kesulitan-kesulitan ereksi. Jika laki-laki mengalami masalah bereksi, pasangannya dapat menggunakan “teknik jejalan” dengan cara menjejalkan penis yang semi-ereksi ke dalam vaginanya, pasangannya telah siap untuk menerima penetrasi. Jika seorang laki-laki mengalami masalah dengan ejakulasi prematur, ia akan bertahan lebih lama jika pasangannya berada di atas.

POSISI BERHADAPAN
Bercinta dengan posisi di mana laki-laki dan wanita berbaring berhadapan dan bersebelahan kadang-kadang disebut posisi Afrika karena posisi ini sangat banyak dipraktekkan di benua itu. Posisi ini memiliki keuntungan-keuntungan: Posisi ini sangat santai bagi kedua pasangan. Ia sangat baik ketika salah seorang pasangan sedang sakit atau tua. Selain itu, posisi ini berguna selama bulan-bulan terakhir kehamilan. Dan seperti posisi wanita berada di atas, posisi ini dapat membantu laki-laki bertahan lebih lama dibandingkan dengan posisi-posisi lainnya yang mengharuskan laki-laki berada di atas.

Juga, demikian tambah Dr. Cotter, “bagi banyak wanita ini adalah posisi yang lebih disukai karena ketika pasangannya bisa memeluk dirinya dengan satu tangan, mereka dapat tertidur dengan saling berpelukan setelah persetubuhan. Beberapa wanita berpendapat berpelukan setelah persetubuhan merupakan bagian yang paling meenyenangkan dari bercinta.”

PERSETUBUHAN DARI BELAKANG
Dalam sebuah buku panduan cinta kuno, The Perfumed Garden, penyair Tunisia Sheikh Nefzawi menggambarkan beberapa variasi bercinta di mana penetrasi penis dilakukan dari belakang (rear entry position) sebagai “tiruan perilaku biri-biri jantan.” Penduduk kepulauan Marquesan menyebut posisi ini sebagai “perkawinan kuda.” Semua perumpamaan binatang ini amat wajar karena persetubuhan lewat belakang sebenarnya umum diantara mamalia-mamalia lain, reptil dan burung.

Pada sebagian besar primata, betina yang sedang bergairah akan menyerahkan dirinya kepada jantan dengan memperlihatkan pantat-pantatnya dan bukan buah dadanya. Pada kenyataannya, seorang ahli ilmu hewan — dan juga seorang pengarang Desmond Morris, Ph.D., dalam bukunya The Naked Ape, menunjukkan bahwa wanita adalah satu-satunya primata yang payudaranya membesar secara permanen. Hal tersebut mungkin, demikian dia menyimpulkan, untuk membangkitkan kenangan lama atas pantat-pantat yang menggairahkan dan mengundang itu.

Persetubuhan lewat belakang mungkin tampak sedikit jorok dan seperti binatang, justru di sinilah terletak daya tariknya. Namun, posisi ini memiliki keuntungan-keuntungan praktis lainnya seperti fakta bahwa posisi ini dapat dilakukan pada kehamilan tua. Ini adalah suatu posisi dimana seorang laki-laki mungkin dapat melakukan penetrasi terdalamnya. Dan banyak wanita yang memiliki G-Spot yang sangat sensitif terhadap rangsangan seks, yang terletak di depan dinding atas vgina-vagina mereka, mengatakan bahwa tempat terebut paling mudah dicapai dengan posisi ini.

Kelemahan posisi ini adalah bahwa kadang-kadang sukar bagi seorang laki-laki untuk tetap mempertahankan penisnya di dalam vagina pasangannya. Kadang-kadang laki-laki khawatir bahwa pasangan mereka mungkin mengira kalau dirinya seorang homoseksual sehingga merasa tidak sreg dengan posisi ini, kata Dr. Cotter. Namun pada kenyataannya, kelemahan terbesar dari posisi ini adalah kurangnya stimulasi klitoris pada posisi masuk dari belakang ini (walaupun si wanita dapat membantu dengan tangan-tangannya sendiri).

BEBERAPA VARIASI EKSOTIS
Sebenarnya, demikian kata Dr. Cotter, posisi yang paling baik dari semua posisi adalah posisi yang tidak kita gunakan dalam kebudayaan kita karena kita tidak bisa. Si wanita

berbaring dengan kedua lututnya diangkat dan laki-laki memasukinya sambil berjongkok di antara kedua kaki pasangannya seperti seorang “penangkap bola baseball.” Dalam kebudayaan-kebudayaan tertentu, orang-orang yang terbiasa jongkok bisa memperpanjang persetubuhan dalam posisi ini, namun kita yang terbiasa duduk di kursi, mungkin akan merasa posisi ini sangat tidak nyaman, demikian kata Dr. Cotter. Posisi tersebut adalah posisi yang kadang-kadang disebut posisi samudra yang disenangi oleh banyak penduduk daerah samudera Pacifik (temasuk mereka yang berpendapat bahwa posisi misionaris adalah posisi yang sangat lucu).

Di pulau-pulau Truk di Micronesia, suatu variasi lainnya kadang-kadang dilakukan, demikian tulis seorang ahli antropologi Edgar Gregersen, Ph.D., dari City University of New York, dalam bukunya Sexual Practises “laki-laki duduk di lantai dengan kedua kakinya terbuka lebar, serta direntangkan ke depan. Sementara si wanita berlutut di depannya. Ia meletakkan kepala penisnya tepat di dalam lubang vagina pasangannya. Tapi ia tidak benar-benar memasukkan penisnya, melainkan menggerakkannya naik-turun dengan tangannya dengan tujuan menstimulasi klitoris pasangannya. Ketika mereka hampir mencapai klimaks, laki-laki menarik si wanita ke dekatnya dan pada akhirnya benar-benar memasukkan seluruh penisnya.”

POSISI DUDUK
Seni atau literatur yang menggambarkan percintaaan dalam posisi duduk, cukup jarang di kebudayaan-kebudayaan lain, walaupun orang Cina khususnya sangat sering menggambarkan persetubuhan yang berkenaan dengan seorang laki-laki yang sedang duduk di kursi, demikian menurut Dr. Gregersen. Walaupun mereka mungkin agak tidak nyaman, posisi-posisi duduk memiliki keuntungan bagi seorang laki-laki agar tidak mengeluarkan banyak tenaga dan mungkin membantunya menunda ejakulasi.

POSISI BERDIRI
Pada sebagian besar kebudayaan-kebudayaan di manapun, posisi-posisi berdiri dikaitkan dengan persetubuhan yang singkat dan tidak layak, demikian menurut Dr. Gregersen. Sheikh Nefzawi menggambarkan satu variasi yang disebut driving the peg home di mana sang wanita melingkarkan kedua kakinya di sekeliling pinggang sang laki-laki, sementara kedua lengannya dilingkarkan di sekeliling leher pasangannya dan si wanita bersandar di tembok untuk mengukuhkan posisi mereka. Kama Sutra menggambarkan suatu variasi lainnya yang disebut avalambitaka atau suspended congress (persetubuhan menggantung). Si laki-laki berdiri, bersandar ke tembok, sang wanita duduk di kedua tangan pasangannya yang tergenggam sambil menghadap ke arahnya dan menggepit pinggang pasanganya itu dengan pahanya, sementara kedua lengannya melingkar di leher laki-laki di depannya. Wanita bergerak seraya mendorongkan kedua kakinya ke dinding yang menyangga pasangannya.

Jelas bahwa posisi ini (lantaran potensi erotisnya) hendaknya hanya dilakukan dengan hati-hati karena membutuhkan kekuatan, kelenturan dan punggung bawah yang kuat).


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.